Terbangun di Pikiran Berbeda

Jadi begini…

Setelah tadi mengikuti cakap-cakap dengan pembicara dari difabel, saya tercekat.

Mengapa?

Pada saat cakap-cakap itu, dijelaskan bahwa ada salah satu jenis difabel dimana walau umur “penyandang” difabel 30 tahunan, mentalnya (baca: psikis) mungkin tidak lebih dari anak umur 10 tahun.

Mencengangkan bukan? belum lihat tanda-tandanya?

Ada lagi ini, terkadang “penyandang” difabel dapat mengalami trauma yang tak nampak setelah mengalami suatu kejadian. Efek trauma ini sekilas tidak terlihat, tidak seperti dirimu yang galau, selalu mengurung diri, mendengarkan lagu mellow, dan makan habis-habisan, ditambah dengan tangisan yang dapat mengakibatkan banjir. Belum lagi kalau berat badan naik setelah pesta makanan itu, darah yang keluar.

Untuk melihat apakah si “penyandang” difabel ini mengalami trauma, digunakanlah visum kejiwaan kalau tidak lupa. Iya visum, seperti dirimu setelah dijewer gurumu, lalu kau dengan ringannya membaringkan tubuh gurumu di meja hijau.

Kau tahu yang mengejutkan, perubahan emosi yang fluktuatif.

Damn…

Disitulah pikiran saya berhenti sebentar setelah bangun dari tidur di awal cakap-cakap.

Saya itu introvert, belum pubertas, atau difabel?

Entahlah…

Jangan-jangan ternyata selama ini Budi ….

 

image source: http://static.boredpanda.com/blog/wp-content/uploads/2015/09/burning-man-festival-adults-babies-love-aleksandr-milov-ukraine-fb.jpg
Advertisements

What are your thoughts?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s