Berdialog

Hai, Kawan
Coba lihat ke atas, awan
Mereka bergumul mencari keributan
Lalu tunggang langgang walau memegang parang

Kau tahu, Kawan
Mengapa demikian?
Ya, Tuhan dengan jalang datang mengabarkan
Untuk kesekian kali, pesan, …. , hilang!

Dengarkan:

“Hai, Kalian, Manusia
Akan datang atas Kalian satu masa

Percayalah, sesungguhnya
Kami tiada kurang suatu, segala”

Hai, Kawan
Aku lempar tanya kemudian:

“Mengapa?
Apa yang Engkau warta?”

“Tidak kah Kau percaya?”

“Tidak,
segenap nyawa Hamba percaya,
hanya sesat Hamba mencerna”

“Sesungguhnya
Kami tiada kurang suatu, segala”

Hai, Kawan
Ingin Ku lanjutkan percakapan
Tetapi langit tak satu pandangan
Seakan Aku telah buat serampangan

Ini yang buat Ku bisu:

“Itu kuasa-Nya, bukan Aku”

Ah, Kawan
Kau tahu, betapa lugu


Image Source
Advertisements

What are your thoughts?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s